Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
Ketahanan Informasi Ekonomi

Ajak Produsen Tahu Tempe Olah Limbah Jadi Pupuk

Home / Ketahanan Informasi / Ajak Produsen Tahu Tempe Olah Limbah Jadi Pupuk
Ajak Produsen Tahu Tempe Olah Limbah Jadi Pupuk Pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah tahu dan tempe (foto: AJP.TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Jatim, mengajak produsen tahu dan tempe memanfaatkan air limbahnya menjadi pupuk cair (bokashi cair) yang bermanfaat bagi pertanian.

Tak hanya mengajak, DLH juga memberikan pelatihan cara membuatnya di Pondok Wisata Kampoeng Kita, Desa Condong, Kecamatan Gading, Selasa (19/9/2017). Sedikitnya 55 produsen, serta aparatur desa di sentra industri tahu dan tempe di wilayah Kabupaten Probolinggo, ikut serta di dalamnya. 

Kabid Pengendalian dan Penataan Lingkungan Hidup pada DLH Kabupaten Probolinggo, Hendri Priyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman pada produsen tahu dan tempe, tentang pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh air limbah dari kegiatan produksi. Khususnya skala rumah tangga.

"Mengurangi beban pencemaran terhadap lingkungan sekitar akibat adanya industri/IKM tahu dan tempe, dengan cara mengajak IKM untuk memanfaatkan air limbahnya menjadi pupuk cair (bokhasi cair) yang bermanfaat bagi pertanian," katanya.

Menurut Hendri, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang legalitas terhadap kegiatan usahanya dari aspek perijinan, sehingga diharapkan para IKM tersebut memiliki kepastian usaha.

"Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian fungsi lingkungan hidup, sehingga pencemaran dan kerusakan lingkungan bisa diminimalisir. Serta mendukung program pemerintah terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan," tegasnya.

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com